IMM FTI UAD – Banyak yang mengatakan Mahasiswa merupakan agen perubahan (agant of change), mahasiswa memiliki peranan yang penting dalam menentukan arah dan tujuan dari suatu perubahan. Mahasiswa tanpa diskusi bagaikan perang tanpa membawa senjata. Pertukaran pikiran, gagasan dan pendapat adalah amunisi aktivis dalam berperang.
“Bukanlah seorang aktivis IMM, jika ia tidak pernah melakukan diskusi”
Tidak puas dengan diskusi yang diadakan beberapa bulan lalu yang diselenggarakan oleh bdang hikmah. IMM FTI UAD Ingin menyelenggarakan lagi sebuah diskusi kader yang bertema “Harmonisasi Organisasi dan Akademik” berawal dari pertayaan besar mahasiswa tentang , lebih enak pintar tapi kupu-kupu atau bodoh tapi organisasi.
“Diskusi ini untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana managemen organisasi dan kuliah serta memotivasi agar berprestasi di tengah sibuknya kuliah dan berorganisasi” ucap Fikri anggota bidang Kader IMM FTI UAD.
Fikri juga menambahkan bahwa “nanti kita dibersamain mbak oty, beliau pernah menjuarai lomba debat nasional semoga beliau dapat memotivasi kader IMM FTI agar selain aktif organisasi juga dapat berprestasi”.
Diskusi yang akan diselenggarana di Lantai 3 masjid Islamic Center UAD Kampus 4 itu akan di mulai pada pukul 19.00 – 21.00. dan akan di bersamain oleh Mbak Hashotya Dwi Lestari, beliau selain pernah Juara 1 lomba debat nasional juga sedang aktif di keorganisasian IMM tingkat KORKOM (Kordinator Komisariat). Keaktifan dalam keorganisasian IMM ini tidak menyurutkan semangat beliau dalam berprestasi dan seharusnya memang seperti itu. Karna dalam IMM tidak mengajarkan kita untuk bodoh dalam akademik tetapi sebaliknya di dalam pengkaderan IMM ini diajarkan untuk kader bisa berprestasi.
Berorganisasi bukan hal yang menghambat seorang mahasiswa untuk tidak beprestasi, banyak Kader IMM yang berprestasi. Selain aktif di IMM mereka dapat berprestasi deperkuliahannya. Seperti Ella Yussy Dwi Astuti, S.s. beliau pernah menjabat sebagai ketua BEM Universitas periode 2015/2016, beliau juga Lulus dengan predikat mahasiswa Cumlaude, dan pernah menjadi perwakilan UAD menjadi duta besar di Hungaria. Untuk di komisatiat FTI sendiri ada Ihsan, Adhi, Mahmud, Latifah, Nafia dan masih banyak Kader IMM FTI yang berprestasi.
Irsyad Pahlapi Demisioner PK IMM FTI Periode 2015/2016 yang pada hari Jumat 11 November 2017 pekan lalu, pernah menjuarai perlombaan di malaysia yaitu Juara 1 Meraih Gold Medal International Festival Innovation Green Technology Universitas Malaysia pahang di tahun 2016. Dan bulan lalu kader IMM FTI UAD yaitu Raifa Tryas Shara, Bobi Larombia, dan Erni Rahma yang berhasil mendapatkan kemenangan sebagai “Best Performance 1st Runner UP” Pada acara International Day Fiesta di Universitas Malaysia Pahang (UMP). Selain itu masih banyak kader IMM FTI yang berhasil berprestasi di tengah sibuknya kuliah di sertai berorganisasi IMM.
Nah untuk Kita semua kader IMM FTI UAD yuk cari tahu bagaimana memanajemen diri kita ditengah kesibukan kuliah dan organisasi ini agar berprestasi. Jangan lupa hadir dan mempersiapkan berbagai pertanyaan !